Bandung, Dari hari senin ,selasa dan Rabu tanggal 16,17 dan 18 Desember 2024 secara terus menerus FSP KEP SPSI Bersama dengan Serikat Pekerja yang lain mengawal penetapan UMK dan UMSK di kantor Gubernur Jawa Barat.
Untuk Penetapan UMK Kabapaten/Kota Sejawa Barat tidak terlalu menimbulkan perdebatan serius pada Rapat Depeprop Jawa Barat dikarenakan kenaikan UMK sudah diatur dalam Permenaker Nomer 16 tahun 2024 yang besarannya 6,5 % , dengan ditetapkannya Surat Keputusan Gubernur Nomer 561.7/Kep.798-Kesra/2024 pada tanggal 17 Desember 2024 oleh Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin.
Berikut kenaikan UMK Kabupaten /Kota Sejawa barat
Kota Bekasi Rp 5.690.752,95
Kabupaten Karawang Rp 5.599.593,21
Kabupaten Bekasi RP 5.558.515,10
Kabupaten Purwakarta Rp 4.792.252,92
Kabupaten Subang Rp 3.508.626,53
Kota Depok Rp 5.195.721,78
Kota Bogor Rp 5.126.897,22
Kabupaten Bogor Rp 4.877.211,17
Kabupaten Sukabumi Rp 3.604.482,92
Kabupaten Cianjur Rp 3.104.583,63
Kota Sukabumi Rp 3.018.634,94
Kota Bandung Rp 4.482.914,09
Kota Cimahi Rp 3.863.692,00
Kabupaten Bandung Barat Rp 3.736.741,00
Kabupaten Sumedang Rp 3.732.088,02
Kabupaten Bandung Rp 3.757.284,86
Kabupaten Indramayu Rp 2.794.237,00
Kota Cirebon Rp 2.697.685,47
Kabupaten Cirebon Rp 2.681.382,45
Kabupaten Majalengka Rp 2.404.632,62
Kabupaten Kuningan Rp 2.209.519,29
Kota Tasikmalaya Rp 2.801.962,82
Kabupaten Tasikmalaya Rp 2.699.992,26
Kabupaten Garut Rp 2.328.555,41
Kabupaten Ciamis Rp 2.225.279,16
Kabupaten Pangandaran Rp 2.221.724,19
Kota Banjar Rp 2.204.754,48
Kota Bekasi UMK tertinggi Sejawa Barat dengan besaran Rp. 5.690.752,95 sedangkan daerah dengan UMK terendah adalah Kota Banjar dengan besaran Rp.2.204.754,48