SEJARAH UNTUK PERTAMA KALI UPAH SEKTORAL  DI BAHAS  DI KOTA TASIKMALAYA

KEP SPSI TSM, Tahun ini merupakan pertama kali nya UMSK atau Upah Minimal Sektor dibahas pada rapat DEPEKO ( Dewan Pengupahan Kota Tasikmalaya ) .Regulasi atau kebijakan yang dibuat oleh pemerintah mengenai Upah Sektor pernah ada dan di laksanakan oleh beberapa daerah walaupun kota Tasikmalaya belum pernah melaksanakan atau membahasnya apalagi semenjak upah sektor tersebut beberapa tahun kebelakang dihapus dengan diterbitkanya peraturan baru tentang pengupahan oleh pemerintah.

Dengan terbitnya Permenaker no 16 Tahun 2024 tentang Penetapan Upah Minimal Tahun 2025 dimana penetapan upah Minimal Propinsi ,Kabupaten dan kota telah ditentukan kenaikan sebesar 6,5 % dari UMK 2024 yang besaran nominalnya 171.000 untuk kota Tasikmalaya tepatnya UMK 2025 adalah 2.801.962 yang sebelumnya hanya 2.630.950 . Rapat DEPEKO yang dilaksanakan pada hari Kamis 12 Desember 2024 bertempat di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya jalan Siliwangi no.73 mengenai kenaikan umk ini tidak ada perdebatan yang terlalu serius berbeda dengan tahun tahun sebelumnya .Perdebatan baru terjadi pada saat membahas Upah Sektoral dan rapatpun diskors dan dilanjut esok harinya Jumat 13 Desember 2024 yang dilaksana pada tempat yang sama.

Jumat 13 Desember Rapat dilanjut untuk membahas Upah Sektoral ,unsur Pekerja yang diwakili oleh SPSI,SBSI 92,SBM Kasbi dan FIKEP SBSI mengajukan usulan secara tertulis dimana kategori Pekerja dengan Resiko Rendah mengusulkan kenaikan 1% dari UMK 2025 ,untuk Kategori Pekerja Resiko sedang mengusulkan Kenaikan 2% dari UMK 2025 dan untuk Kategori Pekerja Resiko tinggi mengajukan kenaikan 4% dari UMK 2025 dengan rincian KLBI yang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomer 5 tahun 2021 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Resiko. Saat awak media menanyakan pada salah satu wakil pekerja Yuhendra yang juga ketua PC KEP SPSI Tasikmalaya  dan Ketua Partai Buruh Kota Tasikmalaya kenapa hanya mengusulkan angka 1% s/d 4 % untuk upah sektor yang dianggap masih rendah menjawab kami dan teman teman Serikat yang lain bukan tidak ingin angka yang lebih tinggi akan tetapi karna ini tahun pertama bagi kota Tasikmalaya untuk Upah Sektor angka yang kami usulkan sangat realistis .

Rincian Kenaikan UMSK 2025 kota Tasikmalaya

  • Resiko Rendah  2.829.962
  • Resiko Sedang  2.858.001
  • Resiko Tinggi    2.914.040

Sedangkan tanggapan maupun usulan dari unsur Pengusaha yang diwakili oleh Apindo pada prinsip tidak setuju dengan UMSK kecuali untuk sektor migas dan Apindo mengusulkan untuk pekerjaan sektor Migas tersebut  3 % dari UMK 2025 adapun Unsur Pemerintah yang terdiri dari Dinas Tenaga Kerja,Dinas Industri Perdangangan dan Koperasi,Bapelitbangda dan BPS kota Tasikmalaya tidak menyampaikan secara terbuka setuju atau tidak setuju dengan UMSK ini untuk menghindari polimik walaupun mereka sudah punya sikap terhadap UMSK ini.

Hasil Rapat DEPEKO yang membahas UMK dan UMSK ini dituangkan dalam Berita Acara yang selanjutkan akan diserahkan pada Gubernur pada hari Senin 16 Desember 2024 untuk ditetapkan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *